Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Memperbaiki Komputer Yang Tidak Bisa Booting

8:24 AM 0
Memperbaiki Komputer Yang Tidak Bisa Booting

ArdyTechno.com, Langkah Dasar Memperbaiki Komputer Tidak Bisa Booting | Salah satu kerusakan komputer yang sering ditemukan adalah permasalahan komputer yang tidak bisa booting. Disini ada beberapa kasus yang bisa terjadi, diantaranya:

  • Komputer tidak bisa booting dengan menampilkan pesan error
  • Komputer booting, namun kemudian muncul bluescreen.
  • Komputer booting, namun kemudian merestart lagi.

Ada beberapa penyebab yang bisa terjadi, diantaranya:

1. Komputer tidak bisa booting karena Hardisk tidak terdeteksi
Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya pesan Disk Boot failure. Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa melakukan beberapa hal diataranya:

  • Mengecek kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk, pastikan sudah terpasang dengan benar.
  • Untuk 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, cek posisi jumper untuk setingan Master dan Slavenya supaya jangan tertukar.
  • Cek apakah Hardisk sudah terdeteksi oleh BIOS atau belum, coba di-periksa satu persatu. Jika dengan BIOS tidak terdeteksi berarti masalahnya ada pada hardisk tersebut.
  • Coba pegang permukaan hardisk, untuk hardisk yang hidup akan terasa getarannya.

2. Komputer tidak bisa booting karena permasalahan Memori dan VGA Card
Biasanya ditandai dengan terdengarnya bunyi beep yang berulang-ulang, dan tampilan monitor yang tidak mau ngangat. Untuk mengeceknya:

  • Coba lepas dulu Memory atau VGA Card, pin-nya dibersihkan dan dipasangkan kembali dengan benar.
  • Coba pasang memory di slot yang lain.
  • Untuk memory yang lebih dari satu, copot aja dulu yang lainnya dan dites satu persatu.
  • Kalau masing terdengar bunyi beep, coba ganti aja dulu Memori atau VGA Cardnya.

3. Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan
Masalah Processor yang overheat bisa menyebabkan komputer sering hang, komputer restart sendiri bahkan komputer ga mau booting. Cara mengatasinya diantaranya:

  • Coba dicek kondisi Heatsink dan fan Processor
  • Lihat juga suhu Processor pada Hardware Monitor di BIOS.

4. Komputer tidak bisa booting karena hardisk atau sistem Windows yang corupt
Hal ini bisa dilihat dari pesan yang menunjukkan adanya file yang rusak atau hilang. Untuk mengatasinya:

  • Coba dicek dulu kondisi Memory, kalau terpasang lebih dari satu dan tidak kompatibel, biasanya muncul error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis.
  • Repair Hardisk seperti telah saya jelaskan dalam artikel cara memperbaiki hardisk
  • Repair Windows atau install ulang sistem Windows komputer Anda.
  • Mungkin itulah beberapa penyebab komputer tidak bisa booting dan cara pengecekan dan perbaikannya. Untuk mendiagnosa dan memperbaiki komputer tidak bisa booting tersebut kita juga bisa menggunakan CD UBCD for Windows atau Hiren’s Boot CD atau jika mau bisa dengan cara menginstal ulang komputer.
Cukup sekian artikel tentang Memperbaiki Komputer Yang Tidak Bisa Booting yang saya berikan. Misalkan sobat ada yang kurang jelas jangan sungkan untuk bertanya, saya akan sangat senang untuk membantu sobat, terima kasih semoga bermanfaat.

Pengertian Dan Macam - Macam Topologi Jaringan Komputer Serta Kekurangan Dan Kelebihannya

10:02 AM 1
Pengertian Serta Macam - Macam Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan atau arsitektur jaringan adalah gambaran perencanaan hubungan antar komputer dalam Local Area Network, yang umumnya menggunakan kanel (sebagai media transmisi), dengan konektor, ethernet card, dan perangkat pendukung lainnya. Ada beberapa jenis topologi yang sering terdapat pada hubungan komputer pada jaringan lokal area, antara lain sebagai berikut.

1. Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node. Signal dalam kabel dengan topologi ini dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah collision (dua paket data) terjadi.

Kelebihan Topologi Bus

  • Hemat biaya pemasangan.
  • Mudah untuk dikembangkan.
  • Tidak memerlukan kabel yang banyak.

Kekurangan Topologi Bus

  • Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
  • Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil.
  • Sulit mencari gangguan pada jaringan.
  • Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data.
  • Untuk jarak jauh diperlukan repeater.

2. Topologi Ring

Topologi Ring

Topologi ini mempunyai karakteristik, yaitu jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision, data yang sangat cepat.

Kelebihan Topologi Ring

  • Tidak menggunakan banyak kabel.
  • Tingkat kerumitan pemasangan rendah.
  • Mudah instalasi.
  • Tidak akan terjadi tabrak data.
  • Mudah dirancang.

Kekurangan Topologi Ring

  • Peka kesalahan jaringan.
  • Sulit untuk dikembangkan.
  • Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu.

3. Topologi Star

Topologi Star

Karakteristik dari topologi jaringan ini adalah node (station) berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node (hub/switch), traffic data mengalir dari node ke central node dan diteruskan ke node (station) tujuan. Jika salah satu segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan terputus.

Kelebihan Topologi Star

  • Paling fleksibel.
  • Deteksi kesalahan mudah dilakukan.
  • Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain.
  • Mudah melakukan control.
  • Tingkat keamanan tinggi.

Kekurangan Topologi Star

  • Menggunakan banyak kabel.
  • Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat.
  • Jaingan memakan biaya tinggi.
  • Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan.


4. Topologi Tree/Hierarchical (Hirarki)

Topologi Tree/Hierarchical (Hirarki)

Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan yang sama. Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi menguasai stasiun dibawahnya, sehingga jaringan sangat bergantung dengan stasiun yang kedudukannya lebih tinggi (hierachical topology) dan kedudukan stasiun yang sama disebut peer topology.

Kelebihan Topologi Tree

  • Deteksi kesalahan mudah dilakukan.
  • Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain.
  • Mudah melakukan control.

Kekurangan Topologi Tree

  • Cara kerja lambat.
  • Menggunakan banyak kabel.
  • Sering terjadi tabrakan data.
  • Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga.

5. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antara sentral secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian, disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Kelebihan Topologi Mesh
  • Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
  • Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat. Satu link di gunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang di tuju.
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan Topologi Mesh
  • Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
  • Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena komputer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

6. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid

Topologi ini merupakan topologi gabungan dari beberapa topologi yang ada, yang bisa memadukan kinerja dari beberapa topologi yang berbeda, baik berbeda sistem maupun berbeda media transmisinya.

Kelebihan Topologi Hybrid
  • Fleksibilitas.
  • Hybrid mengkombinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
  • Menambahkan koneksi periferal lain cukup mudah.
  • Dibandingkan dengan jenis topologi komputer lainya, topologi ini terpercaya. Memiliki toleransi kesalahan yang lebih baik. ketika sejumlah topologi berbeda terhubung ke satu sama lain.
  • Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
  • Dapat diimplementasikan dengan topologi lainnya tanpa merupa jenis topologi.
  • Kecepatan topologi konsisten dan efisien.
  • Mengabaikan kelemahan topologi lainnya dan hanya akan dipertimbangkan segi kekuatannya.
Kekurangan Topologi Hybird
  • Pengelolaan topologi  akan menjadi lebih sulit.
  • Biaya mahal
  • Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu sama lainnya, pada saat yang sama harus dipastikan bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat instalasi dan konfigurasi topologi hybrid menjadi sangat sulit.

7. Topologi Linear

Topologi Linear

Topologi ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.

Kelebihan Topologi Linear
  • Sederhana jaringannya.
  • Hemat kabel.
  • Mudah untuk dikembangkan.
Kekurangan Topologi Linear
  • Deteksi kesalahan sangat kecil.
  • Keamanan kurang terjamin.
  • Lalu lintas data tinggi.
  • Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah.
Cukup sekian artikel tentang Pengertian Dan Macam - Macam Topologi Jaringan Komputer Serta Kekurangan Dan Kelebihannya yang saya berikan. Misalkan sobat ada yang kurang jelas jangan sungkan untuk bertanya, saya akan sangat senang untuk membantu sobat, terima kasih semoga bermanfaat.

Macam-macam Output Device Komputer Dan Pengertiannya

12:25 PM 18
ArdyTechno.com, Macam-Macam Perangkat Keluaran (Output Device) pada Komputer | Setelah saya menulis artikel tentang Macam-macam Perangkat masukan (Input Device) serta pengertiannya, sekarang saya akan menjelaskan tentang Macam-macam Output Device Komputer Dan Pengertiannya. Istilah dari Perangkat keluaran atau output device ini adalah setiap bagian dari peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengkomunikasikan hasil pengolahan data yang dilakukan oleh suatu sistem pengolahan informasi (seperti komputer ) yang mengubah informasi elektronik yang dihasilkan ke dalam bentuk yang dapat dibaca manusia. Berikut adalah beberapa macam perangkat keluaran komputer lengkap dengan gambar.

16 Macam-macam Input Device Komputer Dan Pengertiannya

10:41 PM 9
ArdyTechno.com, Macam-macam Perangkat Masukan (Input Device) pada Komputer | Perangkat masukan atau input device adalah perangkat keras yang berguna untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Alat input tidak bisa bekerja tanpa adanya software atau perangkat lunak. Ada dua jenis perangkat masukan yaitu peralatan input langsung (langsung diproses. Contoh: keyboard dan mouse) dan peralatan input tidak langsung (harus melalui media tertentu. Contoh: harddisk dan flashdisk). Berikut adalah beberapa macam perangkat masukan komputer lengkap dengan gambar.

Pengertian Dan Fungsi Motherboard (Mainboard) Beserta Bagian-Bagiannya

5:24 PM 0
ArdyTechno.com, Pengetian Motherboard Dan Fungsinya | Setelah saya membahas tentang perangkat keras (Hardware) CPU (Central Prossesing Unit), kali ini membahas tentang Motherboard (Mainboard) atau papan induk. Sebenarnya Motherboard ini gampang untuk mengetahuinya karena perangkat keras yang satu ini bentuknya besar dan kadanng-kadang di mata orang yang baru belajar (awam) masih tetap tidak mengetahuinya. Berikut Pengertian Motherboard dan Fungsinya serta Bagian-Bagian penting pada Motheboard.

Pengertian CPU (Central Prossesing unit) Dan Fungsinya

9:42 AM 0
ArdyTechno.com, Pengertian CPU dan Fungsinya | Hai Sobat Blogger ArdyTechno, Tahu kah sobat Pengertian CPU serta Fungsi dan lainnya ? kali ini saya membahas tentang Pengertian , Fungsi Dan Lainnya tentang CPU tersebut.


Pengertian CPU (Central Prossesing unit) Dan Fungsinya | ArdyTechno

Pengertian CPU

Unit Pengolah Pusat (UPP) (bahasa Inggris: CPU,  yang singkatan dari Central Processing Unit),  CPU adalah hardware (perangkat keras) pada sebuah komputer untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak atau yang disebut sebagai otak dari komputer. Istilah lain, prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.

Cara Kerja CPU

Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

Fungsi CPU

CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah.

Komponen CPU

Sebuah CPU umumnya memiliki sejumlah komponen. Pertama adalah unit aritmatika logika (ALU) yang melakukan aritmatika sederhana dan operasi logis. Kedua adalah unit kontrol (CU) yang mengelola berbagai komponen komputer. Ini membaca dan menafsirkan instruksi dari memori dan mengubahnya menjadi serangkaian sinyal untuk mengaktifkan bagian-bagian lain dari komputer. Unit kontrol menyerukan kepada unit aritmatika logika untuk melakukan perhitungan yang diperlukan. Ketiga adalah cache, yang berfungsi sebagai memori berkecepatan tinggi di mana instruksi dapat disalin ke dan diambil. CPU lama terdiri dari banyak komponen yang terpisah, namun sejak tahun 1970 mereka telah dibangun sebagai unit terpadu yang disebut mikroprosesor. Dengan demikian, CPU adalah jenis tertentu dari mikroprosesor. Masing-masing komponen CPU telah menjadi begitu terintegrasi yang Anda bahkan bisa mengenali mereka dari luar. CPU yang ditampilkan di bawah ini adalah berukuran sekitar 2 inci kali 2 inci.

CPU terletak di motherboard. Motherboard memiliki soket untuk ini, yang spesifik untuk jenis prosesor tertentu. Sebuah CPU akan sangat panas sehingga membutuhkan sistem pendingin sendiri dalam bentuk heatsink dan / atau kipas.

Bagian atas CPU Intel – karena merupakan komponen unit terpadu sehingga tidak terlihat dari luar
Bagian atas CPU Intel – karena merupakan komponen unit terpadu sehingga tidak terlihat dari luar
Prosesor bagian bawah CPU Intel – pin berlapis emas menyediakan koneksi ke motherboard
Bagian bawah CPU Intel – pin berlapis emas menyediakan koneksi ke motherboard
ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.

Suatu sistem komputer terdiri dari lima unit struktur dasar, yaitu:
  • Unit masukan (Input Unit)
  • Unit kontrol (Control Unit)
  • Unit logika dan aritmatika (Arithmetic & Logical Unit / ALU)
  • Unit memori/penyimpanan (Memory / Storage Unit)
  • Unit keluaran (Output Unit)
Fungsi Utama dari masing-masing Unit dijelaskan berikut ini:
1. Unit Masukan (Input Unit)
  • Berfungsi untuk menerima masukan (input) kemudian membacanya dan diteruskan ke Memory/ penyimpanan. Dalam hubungan ini dikenal istilah peralatan masukan (input device) yaitu alat penerima dan pembaca masukan serta media masukan yaitu perantaranya.
2. Unit Kontrol (Control Unit)Unit Kontrol (Control Unit)
  • Berfungsi untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian seluruh sistem komputer. Ia berfungsi seperti pengatur rumah tangga komputer, memutuskan urutan operasi untuk seluruh sistem, membangkitkan dan mengendalikan sinyal-sinyal kontrol untuk menyesuaikan operasi-operasi dan arus data dari bus alamat (address bus) dan bus data (data bus), serta mengendalikan dan menafsirkan sinyal-sinyal kontrol pada bus kontrol (control bus) dari sistem komputer. Pengertian mengenai bus dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
3. Unit Logika & Aritmatika (Arithmetical & Logical Unit)
  • Berfungsi untuk melaksanakan pekerjaan perhitungan atau aritmatika & logika seperti menambah, mengurangi, mengalikan, membagi dan memangkatkan. Selain itu juga melaksanakan pekerjaan seperti pemindahan data, penyatuan data, pemilihan data, membandingkan data, dll, sehingga ALU merupakan bagian inti dari suatu sistem komputer. Pada beberapa sistem komputer untuk memperingan dan membantu tugas ALU dari CPU ini diberi suatu peralatan tambahan yang disebut coprocessor sehingga khususnya proses perhitungan serta pelaksanaan pekerjaan pada umumnya menjadi lebih cepat. Pengertian mengenai coprocessor dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
4. Unit Memori / Penyimpan (Memory / Storage unit)

  • Berfungsi untuk menampung data/program yang diterima dari unit masukan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran. Pada suatu sistem komputer terdapat dua macam memori, yang penamaannya tergantung pada apakah alat tersebut hanya dapat membaca atau dapat membaca dan menulis padanya. Bagian memori yang hanya dapat membaca tanpa bisa menulis padanya disebut ROM (Read Only Memory), sedangkan bagian memori yang dapat melaksanakan membaca dan menulis disebut RAM (Random Access Memory)
5. Unit Keluaran (Output Unit)Unit Keluaran (Output Unit)

  • Berfungsi untuk menerima hasil pengolahan data dari CPU melalui memori. Seperti halnya pada unit masukan maka pada unit keluaran dikenal juga istilah peralatan keluaran (Output device) dan media keluaran (Output media).
Prosesor berfungsi melakukan proses logika dan aritmetika

Dalam hal ini Mikroprosesor akan berfungsi sebagai CPU (Central Processing Unit), yaitu unit pengolah pusat yang merupakan otak dari suatu komputer yang mengatur kinerja komputer secara keseluruhan. CPU ini berupa sebuah chip IC yang sering disebut mikroprosesor ataudisebut prosesor saja. Mikroprosesor adalah suatu rangkaian digital yangdirancang sedemikian rupa dengan dimensi yang sangat kecil dan dibuat dlm satu chip Saja.

Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dri komputer menjaditampilan grafik di layar monitor. VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi.

Cukup sekian pembahasan tentang Pengertian CPU (Central Prossesing unit) Dan Fungsinya yang saya berikan, semoga artikel ini bermanfaat buat sobat semua , dan jangan lupa share sob. Terimakasih sudah berkunjung sob.
http://www.clixsense.com/?r=9305687&s=101